Serpong Masih Menjadi Primadona

Pasokan properti di dua kecamatan ini rasanya akan terus bertambah. Pasalnya, Setu dan Serpong masih menjadi bidikan menggiurkan bagi para pengembang. Kecamatan Setu dan Serpong adalah 7 dari kecamatan di Tangerang Selatan yang masih menjadi kawasan favorit para pelaku properti. Bagaimana tidak, terletak di kawasan emas, BSD City, membuat pamor Serpong dan Setu semakin meroket. BSD City merupakan sebuah kota terencana yang terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Kehadiran pengembangpengembang sekaliber Sinar Mas Land dan Paramount Land semakin membuat eksistentsi kawasan ini diakui.

Selain ditopang oleh kawasan BSD City, satu hal yang membuat dua kecamatan ini semakin “menggila” adalah karena adanya jalur KRL commuter line yang mengubungkan Jakarta dengan Serpong. Animo masyarakat pada kawasan ini pun semakin meningkat. Tak heran, dua kecamatan ini dibanjiri para pendatang yang kebanyakan berasal dari Jakarta.

Dua Stasiun Andalan

Dua kecamatan ini memilki 2 stasiun kereta yang jaraknya berdekatan, yakni stasiun Rawa Buntu dan stasiun Serpong. Ditilik dari sisi jarak, antara stasiun Rawa Buntu dan stasiun Serpong hanya terpaut 4 menit menggunakan moda KRL. Sementara bila dijangkau melalui jalan raya, stasiun Rawa Buntu dan Serpong memiliki jarak tempuh 5,1km. Sayangnya, bila ditempuh dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum perjalanan dari BSD City menuju stasiun Serpong akan memakan waktu lebih lama.

Pasalnya, kondisi di beberapa jalan menuju stasiun Serpong mengalami kerusakan. Diakui Adinda (25), karyawati yang kerap menggunakan KRL commuter line, pada beberapa tahun yang lalu Jalan Raya Serpong dan Jalan Tekno Widya sempat dalam kondisi yang sangat parah, kemudian diperbaikan. Namun, sekarang kondisi jalan kembali memburuk karena kerap dilintasi truk-truk besar. Maklum, di kawasan ini terdapat beberapa pabrik yang menggunakan moda truk sebagai pengangkutnya.

Selain rusak, kondisi beberapa jalan terbilang sempit, misalnya di Jalan Buaran–BSD dan Jalan Raya Serpong yang hanya cukup menampung 2 mobil. Hal tersebut tentu mengakibatkan kemacetan di sepanjang Jalan Raya Buaran BSD, baik yang ingin masuk ke kawasan BSD City ataupun yang ingin menuju ke kawasan Pamulang. Beda halnya dengan Jalan Raya Rawa Buntu yang kondisi jalannya terbilang cukup bagus dan lebar. Begitu pun Jalan Raya Kapt. Subianto Djojohadikusumo yang menghubungkan kawasan Rawa Buntu dengan kota terencana BSD City.

Akses Menuju Stasiun Rawa Buntu Dan Serpong

Stasiun Rawa Buntu dan Serpong dapat ditempuh dengan menggunakan transportasi umum atau pribadi. Bila menggunakan transportasi umum dari arah BSD City, terdapat angkutan umum B.04 yang melayani trayek Cikokol – BSD. B.07 yang melayani trayek Kalideres – Serpong, dan D.16 yang melayani trayek BSD City – Muncul. Bila Anda berada di kawasan Ciputat, maka dapat menggunakan angkutan umum D.21 yang melayani rute Ciputat, Jalan Raya Ciater, dan BSD City. Sementara itu, untuk kawasan Pamulang dapat menggunakan angkutan umum D.07 yang melayani rute Ramayan Ciputat hingga perempatan Muncul. Setelah itu, untuk dapat mencapai stasiun Rawa Buntu Anda harus melanjutkan perjalanan dengan angkutan umum jenis B.07 atau D.16.

Beberapa perumahan elit tentunya dibutuhkan sebuah genset. Agar mendapatkan harga genset yang murah untuk rumah tangga bisa membelinya dari distributor resmi genset di Jakarta.

Reply